Cara Melatih Kucing Agar Buang Air dan Pup Tidak Sembarangan

Cara melatih kucing supaya tidak buang kotoran sembarang di rumah merupakan salah satu cara melatih kucing agar mengerti bahasa manusia.

Kamu tau sendiri kan, jika si meong pup itu baunya sedap anget ! Parahnya bau ini susah sekali di ilangin bukan ?

Selain itu, terkadang si kucing juga buang air air di tempat yang susah di jangkau, misalnya di lemari, tempat tidur dan lainnya.

Mungkin dari kita sudah mencoba berbagai hal untuk mencegah si kucing supaya tidak buang kotoran sembarangan. Salah satunya dengan menyiapkan Litter Box ( cat litter ),melatih membawa ke toilet dan lain sebagainya.

Cara Melatih Kucing Buang Air

Cara Melatih Kucing Buang Air

Memang betul, secara alami kucing buang kotoran di tanah atau pasir. Tapi kalau kamu suka memelihara kucing, ada baiknya melatih si kucing agar pup di litter box sejak dini atau kitten ya. Ini supaya buang kotoran tidak sembarangan.

A. Menyiapkan Persediaan

1. Siapkan kotak kotoran ukurang besar

Cara Melatih Kucing Buang Pup Agar Tidak Sembarangan

Usahkan ketika kamu membeli litter box langsung yang besar saja ya. Jangan yang kecil, karena pertumbuhan si kucing bisa di bilang cepat.

Dengan kotak yang besar, mmebuat akses si kucing masuk ke dalam kotak bisa leluasa dan dia akan nyaman buang airnya.

Oh iya, jika kamu punya anak kucing yang tidak bisa memanjat ke litter box. Maka buatlah jembatan supaya dia bisa masuk ke dalam litter box tanpa kesusahan.

2. Pilih kotak kotoran yang tertutup

Melatih kucing buang air dengan Litter Box tertutup

Kotak ini cocok banget untuk menahan pasir dan kotoran yang suka di gali atau di dorong oleh si kucing sekaligus untuk menghalangi baunya keluar.

Selain itu, kucing kesayangan kamu juga akan merasa lebih nyaman.

Namun kekurangannya, harganya lebiih mahal jika di bandingkan degan litter box biasa.

Dalam pembelian kotak ini juga pastikan memilih ukuran yang besar ya.

Kamu tau sendiri, jika kucing sangat suka mengendus ke sana sini di litter box, sebelum mengubur kotorannya.

Dengan adanya kotak berukuran besar, membuat si kucing menjadi bebas/leluasa bergerak untuk menuntaskan pupnya.

Oh iya, perlu kamu tau juga. Jika kebanyakan kucing tidak suka ketika pertama kali di perkenal dengan kotak kotoran yang ada pintunya.

Jadi, cobalah untuk melepas pintu tersebut hingga kucing kesayangan kamu terbiasa memakainya.

3. Pemilihan pasir

kucing persia putih dan Litter boxnya

Ada begitu banyak jenis pasir yang bisa kamu gunakan untuk kucing kitten, remaja hingga dewasa ( 8 bulan ke atas ).

Nah dalam pemilihan, kamu harus cermat ya. Pilih lah pasir yang tidak ada debunya.

Kok begitu ? Karena debu bisa mengiritasi paru-paru si kucing.

Dalam pemilihan pasir, sebaiknya ada faktor ini :

Memakai pasir yang tidak wangi. Karena bisa saja si kucing tidak suka. Malah akhirnya memilih tempat lain yang ada bau kotorannya.

Gunakan pasir yang mudah di serok yang temen-temen.

Pilih pasir yang memang di pakai untuk kotoran kucing. Ini supaya dia mengenal. ” Oh iya ini pasir yang biasa buat aku pup, pup ah “.

4. Alat tambahan

Sekop Untuk Buang Kotoran Kucing

Alat tambahan yang di maksud di sini adalah seperti penyerok dan kain.

Penyerok di gunakan untuk membuang kotoran kucing yang ada di pasar.

Sementara kain ini di letakkan di bawah kotak untuk mencegah pasir berceceran di kandang dan lantai rumah kita.

B. Mulai Memperkenalkan Kotak Kotoran

1. Menaruh kotak di tempat yang tenang

Menaruh cat litter di tempat yang tenang

Cara melatih si kucing buang air yang ampuh dan efektif adalah dengan meletakan kotak kotoran yang mudah di akses, bebas dari aktivitas hewan / manusia dan tidak ramai.

Bagusnya kotak ini di letakkan dimana si kucing sering menghabiskan waktu. Misalnya di kandang atau ruangan khusus untuk kucing.

Ini supaya si kucing bisa melihta kotaknya terus dan ketika dia ingin buang kotoran tinggal pup saja.

Jika kamu perhatikan, maka kucing lebih menyukai pup atau buang air secara sembunyi-bunyi entah di kolong, sudut sofa, sudut lemari, dan lokasi yang jarang di lihat.

Jadi, ketika kamu baru mulai melatih anak kucing, namun dalam pemindahan kotak kotorannya harus di lakukan secara perlahan ya.

Misalnya dengan menggeser kotak kotoran beberapa meter setiap harinya. Cara ini di lakukan secara terus menerus hingga dimana kotak kotoran tersebut seharusnya di letakkan.

Ingat memindahkan kotak ke ruangan berbeda secara mendada, malah akan membuat si kucing bingung. Cara ini justru akan menuntun anak kucing buang air di tempat lain.

Kamu bisa meletakkan mangkuk makanannya terlebih dahulu di tempat kotak berada. Sebab kebanyakan kucing keberatan untuk buang air di tempat dimana dia makan.

2. Taruh kucing di litter box

Menaruh anak kucing ke Litter Box

Ada proses latihan di mana kamu harus menaruh si kucing ke litter box. Ini supaya dia terbiasa dengan aroma di dalamnya.

Meskipun bukan saatnya menggunakan, namun paling tidak si akan menghabiskan waktu beberapa menit di letter box.

Usahakan ketika meletakkan si kucing secara intensif sehabis dia makan, bangun tidur dan waktu lainnya.

Jika si kucing mulai terlihat jongkok di sebuah tempat tempat, segera pindahkan dia ke litter box ya.

Ini supaya si kucing terbiasa pup di litter box.

3. Berikan kasih sayang

Berikan Kasih Sayang Terhadap Kucing

Salah satu tips yang manjur dalam melatih kucing buang air atau pup menggunakan pup adalah dengan memberikan dia kasih sayang atau puijan.

Misalnya dengan mengelus-elus kepalanya.

Jangan pernah kamu memarahinya ya, bukannya akan patuh malah takut bahkan bisa di ulangi.

4. Sediakan lebih dari 1 kotak

Sediakan lebih dari 1 kotak Makanan Kucing

Ini di lakukan apabila kamu memelihara kucing lebih dari 1.

Misalnya kamu punya 2 ekor kucing dan 2 kotak kotoran. Terus kamu ingin menambah 1 lagi kucingnya.

Jadi, kamu juga perlu menambah satu lagi kotak kotorannya ya.

5. Mengurung si kucing jika perlu

Maksudnya di sini adalah menggurung si kucing ke dalam suatu ruangan. Kemudian letakkan kotak kotoran di pojokan.

Lakukan cara maksimal 1 minggu saja, untuk mempercepat proses adaptasi si kucing dengan kotak kotoran.

Oh iya, pisahkan juga tempat tidur, kotak dan makanan di sudut yang berbeda ya.

Lalu usahakan juga, di dalam ruangan tidak ada karpet. Takutnya ia akan bunga air di karpet tersebut.

C. Menjaga Kenyamanan si Kucing

1. Bersihkan sebagian kotak kotoran setiap hari

Bersihkan sebagian Liiter Box Kucing

Terlihat ribet ya ? Namun sangat penting loh, karena kebanyakan kucing tidak mau buang air di tempat yang kotor.

Jadi sehari sekali, kamu harus rajin membersihkan liter boxnya ya.

Oh iya jangan menyisahkan sepotong kecil kotorannya ya. Ini sangat berguna banget, karena membantu si kucing mengenali bahwa litter boxnya ini tempat pupnya.

2. Bersihkan seluruh kotak kotoran dengan rutin

Bersihkan dan Mencuci litter box kucing

Jika yang ini, kamu hanya perlu 1 minggu sekali untuk membersihkannya.

Buang pupnya dan bersihkan. Kalau kotaknya kosong langsung cuci dengan pembersih yang tidak berbahaya.

Kemudian bilas dan keringkan dan ganti dengan pasir yang bersih ya.

3. Menyingkirkan pot tanaman yang besar

Kucing buang air di pot bunga

Biasanya vas bunga yang besar kerap di pakai kucing untuk buang air kecil.

Nah untuk mencegahnya, kamu bisa mencoba menyingkirkan dari jangkuan si kucing ya.

Atau bisa menutup pot tersebut dengan kertas timah, jika si kucing belum terbiasa untuk buang air bahkan pup di litter box.

Yuk Baca !!!
Cara Merawat Bulu Kucing Gugur
Cara Membuat Kucing Gemuk Secara Alami
Cara Memotong Kuku Kucing Agar Tidak Berontak
Cara Menjinakan Kucing Bengal

Tips Melatih Kucing Supaya Buang Air Tidak Sembarangan

Tips Melatih Kucing Agar Buang Air Tidak Sembarangan

1. Memberikan makanan yang terjadwal

Tips ini sangat bagus untuk mengira kapan si kucing akan memakai kotak kotoran.

Untuk anak kucing, biasanya membutuhkan waktu 20 menit untuk buang air setelah si kucing makan.

Nah jika sudah waktu segitu, bawa si kucing ke kotak kotoran.

2. Gunakan prodak pasir berbeda

Kamu bisa mencoba berbagai jenis pasir kucing untuk mengetahui kesukaan kucing kamu yang mana.

Dari situ, kamu bisa melihat si kucing suka pasir biasa saja atau yang wangi.

3. Mengganti pasir secara perlahan

Jika di rasa waktu mengganti jenis pari, maka langsung ganti saja, namun secara perlahan ya.

Dari satu pasir ke pasir yang lain, dengan mencampurkan pasir baru dan lama secara perlahan hingga jumlah pasir baru jumlah nya menambah.

Biasanya periode membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu.

4. Mengenali tingkah laku si kucing

Di sini kamu harus memperhatikan tingkah laku si kucing terlebih dahulu.

Jika dia sudah kebelet buang air seperti mengeong, menggaruk dan mulai mengendus lantai atau kaarpet, kemungkinan besar si kucing sudah tidak tahan akan buang air.

Jika sudah seperti ini, langsung bawa saja si kucing ke litter box ya.

Memang mengajari sekaligus melatih kucing supaya buang air atau pup harus sabar, dari persiapan hingga menikmati proses melatihnya.

Anak kucing lebih mudah di latih dari pada kucing yang sudah dewasa.

Namun bukan berati kucing dewasa tidak bisa melakuknnya ya.

Penyebab Kucing Suka Kencing Sembarangan

Berikut beberapa kucing suka buang air sembarangan.

  • Menandai wilayahnya
  • Terlalu banyak cahaya masuk
  • Litter Box Bermasalah
  • Lingkungan Yang Terlalu Berisik
  • Merasa Stres
  • Tempat Yang Terlalu Lembab
  • Mngalami iritasi saluran kemih,batu ginjal,sampai infeksi.
Yuk Baca !!!
Cara Membasmi Kutu Kucing Yang berkeliaran di Ruangan Rumah
Cara Memandikan Kucing Kecil
Cara mengubur kucing secara islami
Cara melebatkan bulu kucing yang rontok
Cara membersihkan telinga kucing dengan minyak zaitun
harga lem tikus di toko bangunanayam bangkok superCIRI CIRI KUCING HAMILkeropikucing himalayaciri kucing hamilwarna kucing britishharga lem tikus di indomaretkucing persia flatnoseciri ciri savanahciri ciri kucing akan melahirkanharga kucing bengalharga lem tikus fox di indomaretaplikasi pengusir tikuslem tikus di alfamartboneka hello kittytanda tanda kucing keracunanharga vaksin kucingcara menjinakan kucingciri ciri lalat,